Menu

Mode Gelap

Artikel · 9 Mei 2025 19:13 WIB ·

Menikah Adalah Menuju Surga

Penulis: MOH. YUSUF


 Menikah Adalah Menuju Surga Perbesar

Menikah Adalah Menuju Surga

Menikah dalam Islam selain untuk kebolehan dalam melakukan hubungan badan yang sah dan halal serta melanjutkan regenerasi keturunan juga memiliki tujuan sangat mulia bagi umat manusia, yaitu untuk meraih surga. Artinya pernikahan adalah gerbang untuk menuju surga.

Di dalam surat al-Baqarah pada ayat,

وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

“Sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil Pelajaran”. (Q.S al-Baqarah, 221).

Dari ayat di atas secara jelas seruan Allah SWT pada sebuah pernikahan untuk meraih surga-Nya. Oleh karenanya bila menikah semestinya di daduhului dengan ikhtiar untuk menentukan pasangan. Ketentuan ikhtiar memilih pasangan dengan selalu memohon petunjuk kepada-Nya. Supaya dimudahkan dan memperoleh pasangan yang di idamkan.

Tetapi sering di jumpai pernikahan terjadi atas jalinan hubungan suka sama suka dan kemantaban hati dan tanpa ikhtiar memohon petunjuk kepada Allah SWT sebelumnya, artinya keinginan untuk memiliki pasangan hidup dalam berumah tangga didasari alasan cinta dan emosional serta perasaan yang kuat. Demikan, akhirnya menikah.

Di sinilah perlunya pengetahuan (ilmu) sebagai bekal pasca sepasang dua jenis manusia menikah. Pernikahan bukan kesuksesan meluahkan emosi cinta dan perasaan melalui hubungan yang sudah di halalkan. Senang dan bahagia, iya. Karena dapat mencicipi secuil kenikmatan “surga” melalui hubungan badan suami-istri. Namun yang perlu disegerakan adalah kesiapan dalam ibadah panjang melalui pernikahan.

Nikah adalah amal ibadah. Inilah yang mesti didasari oleh sepasang suami-istri. Amal ibadah inilah yang kelak mengantarkannya ke surga. Diperlukan pesan pernikahan sebagai bahan kesadaran sepasang suami-istri, bahwa ibadah adalah hal yang paling di benci oleh setan. Sedangkan pernikahan adalah di antara ibadah manusia yang paling memuakkan bagi setan. Sebab selain pernikahan tidak ada ibadah yang lebih lama.

Ini bermakna bahwa rumah tangga sepasang suami-istri akan selalu di terpa godaan setan setiap waktu. Di sinilan perlunya hidayah Allah SWT. Supaya senantiasa mampu melewati setiap gangguan dalam pernikahan. Di samping itu agar jalan menuju surga melalui pernikahan ini tidak goyah dan terus melaju lurus sepasang suami-istri harus yakin terhadap takdir. Bahwa pasangan saat ini yang tengah sah bersama kita terlepas dari apapun proses saat itu sampai menuju kepada ikatan pernikahan tidak lain adalah takdir-Nya dalam bersama menuju surganya.

Dalam surat at-Taubah al-Qur’an mengabarkan,

قُل لَّن يُصِيبَنَآ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَىٰنَا ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ

Katakanlah (wahai Muhammad): “Tidak sekali-kali akan menimpa kami sesuatu pun melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dia lah Pelindung yang menyelamatkan kami, dan (dengan kepercayaan itu) maka kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal”. (Q.S al-Baqarah, 51).

Dari ayat di atas adalah ketetapan Allah SWT semata apapun yang berlaku di alam raya ini dan tidak terkecuali dengan pernikahan kita. Maka pasangan kita dari pemahaman ini tidak lain merupakan amanah, titipan yang ditentukan kepada kita, yang di pasangkan untuk kita, yang dianggap sesuai bersama kita dalam menuju masuk ke surga-Nya.

0 0 votes
Article Rating
Artikel ini telah dibaca 161 kali

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
Lihat seluruh komentar
Baca Lainnya

Ijab Kabul Harus Satu Napas: Mitos atau Emang Harus Jago Selam?

10 Januari 2026 - 07:32 WIB

Mahar di Tangan, Borgol di Bayangan: Syariat Bukan Topeng Pelanggaran

8 Januari 2026 - 16:44 WIB

KUA Rengasdengklok Gencar Galakkan Khotmil Al-Quran : Pegawai Di dorong tingkatkan Literasi Qurani

8 Januari 2026 - 15:26 WIB

Saya Terima Nikahnya …

8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Tingkatkan pentingnya Pretest dan Posttest dalam Bimbingan Perkawinan, KUA Rengasdengklok gemakan catin dapat berintelektual dan berintegritas.

7 Januari 2026 - 13:50 WIB

Menikahlah, dan Temukan Bahagiamu dalam Indahnya Pernikahan

7 Januari 2026 - 11:28 WIB

Trending di Opini
0
Ada ide atau tanggapan? Share di kolom komentar!x
()
x