Kendal – Upaya meningkatkan mutu pelayanan keagamaan di Kabupaten Kendal terus dilakukan secara sistematis oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Kendal. Salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pembinaan dan Orientasi bagi Penghulu serta Calon Penghulu, yang digelar dengan khidmat dan penuh antusias pada hari Rabu, 03 Desember 2025
Kegiatan yang dihadiri Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, pejabat struktural Kankemenag Kendal, para Kepala KUA di lingkungan Kabupaten Kendal, penghulu aktif serta CPNS penghulu berlangsung dalam suasana penuh semangat.
Para peserta yang hadir tampak serius mengikuti setiap sesi pembinaan, mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya peningkatan kompetensi dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang kian berkembang.
Penguatan Peran Penghulu Sebagai Garda Depan Layanan Keagamaan
Dalam sambutannya, Ketua APRI Kabupaten Kendal, Nur Kholis, S.HI., M.H. menegaskan bahwa seorang penghulu wajib menguasai tiga kemampuan pokok yakni khutbah nikah, memandu ijab qobul calon pengantin serta do’a setelah ijab qobul.
“Bagi calon penghulu wajib menguasai teknis dasar kepenghuluan. Khutbah nikah, memandu ijab qobul pengantin dan do’a nikah wajib hafal”, ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Penghulu bukan sekadar pencatat nikah. Mereka adalah representasi negara dan agama yang hadir langsung di tengah masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi tidak boleh berhenti.
Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap penghulu mampu memberikan layanan terbaik. dan dinamika sosial menuntut para penghulu untuk lebih responsif, berpengetahuan luas, serta mampu beradaptasi dengan perubahan kebijakan maupun perilaku masyarakat.
Dukungan Kankemenag Kendal untuk Penguatan SDM Penghulu
Pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal, dalam hal ini Kasubag TU Maesaroh, S.Ag., M.H., M.M. dan Kasi Bimas Islam Afifuddin, S.Ag., M.M. turut hadir memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada APRI atas peran aktif dalam meningkatkan kualitas penghulu di daerah.
“Kami sangat menghargai inisiatif ini. Penghulu adalah wajah Kementerian Agama di mata masyarakat. Jika pelayanan penghulu baik, maka citra lembaga akan ikut baik. Pembinaan ini sangat relevan untuk menjawab tantangan pelayanan keagamaan yang semakin kompleks,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Kemenag Kendal akan terus mendukung kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas serupa agar para penghulu dapat menjalankan tugas dengan profesional, humanis, dan mengedepankan nilai-nilai integritas.
Sesi Penggalangan Dana untuk Korban Banjir di Pulau Sumatra
Selain pembinaan teknis dan penguatan kompetensi, kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi kepedulian sosial berupa penggalangan dana untuk korban banjir dan tanah longsor di pulau Sumatra. Inisiatif ini muncul sebagai bentuk solidaritas sesama anak bangsa sekaligus wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan yang senantiasa dijunjung oleh para penghulu.
Seluruh peserta, termasuk para pejabat yang hadir, terlihat antusias berpartisipasi dalam donasi tersebut. Kotak infak yang diedarkan oleh bendahara APRI Kabupaten Kendal, Fuad Hasyim, S.Ag., M.Ag. selama acara berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp. 1.600.000 yang langsung disalurkan melalui panitia penggalangan dana dari PW APRI Jawa Tengah.
Ketua APRI Kabupaten Kendal menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga memperkuat jiwa empati dan kepedulian sosial para penghulu.
Penyampaian Materi yang Hangat dan Interaktif
Salah satu sesi yang mendapat perhatian khusus dari peserta adalah forum pemaparan materi dan diskusi interaktif. Sesi materi orientasi penghulu disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Ringinarum, Drajat, S.Ag.
Pemaparan materi berlangsung hangat dan produktif. Para peserta fokus menyimak materi yang disampaikan oleh pemateri, Sebagian besar materi berisi tentang regulasi, peran serta dasar teknis kepenghuluan. Selain itu materi yang disampaikan memuat tentang cara memahami berbagai pendekatan penyelesaian masalah secara profesional tanpa melanggar regulasi maupun norma sosial bagi para penghulu.
Sebabagi penutup, dengan terselenggaranya kegiatan ini, APRI Kabupaten Kendal berharap para penghulu dan calon penghulu semakin siap menghadapi tantangan ke depan. Peningkatan kompetensi secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga marwah jabatan penghulu sebagai pelayan umat.
Kegiatan pembinaan dan orientasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara APRI dan Kankemenag Kabupaten Kendal berjalan efektif dalam mewujudkan layanan keagamaan yang berkualitas, modern, dan berkeadilan. Upaya ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan membangun Kabupaten Kendal yang religius dan berkemajuan.









