JANGAN SALAH PILIH PASANGAN
(Pasangan yang Harus Dihindari)
Salah memilih pasangan bisa membuat pernikahanmu berantakan. Harapannya bahagia, gembira, kamu dan pasangan justru bisa jadi sering berantam. Pernikahan merupakan hubungan sakral antara dua orang yang saling mencintai. Selain cinta karakter pasangan juga tak kalah penting untuk menciptakan hubungan yang romantis dan langgeng. Walau kamu sudah mengenalnya beberapa waktu, hal tersebut bukan jaminan pernikahan kalian bisa bahagia, Pernikahan memang tidak selalu bahagia bak cerita dongeng. Ada kalanya pernikahanmu akan mengalami pasang surut. Namun, hubungan ini bisa bertahan lama, jika kamu melaluinya dengan orang yang pas. Ada hal hal yang harus di dapatkan dari pasangan dan ada juga hal hal yang harus dihindari dari pasangan. Sebelum mengucap janji suci atau akad nikah, ada beberapa tipe pasangan yang sebaiknya kamu hindari, antara lain:
Jangan Nikahi Wanita Al Annanah
Al Annanah adalah wanita yang banyak atau suka mengeluh dan mengadu. Wanita tipe ini membuat keluarga sulit mencapai sakinah mawaddah rohmah. Sebab suka mengeluh dan tidak mendatangkan solusi apapun.
Mengeluh sebenarnya adalah hal wajar yang sering dilakukan hampir semua orang. Mengeluh merupakan salah satu bentuk atau cara untuk mengeluarkan kedongkolan yang ada di dalam hati, sehingga menjadi tidak stres dan malah merusak kesehatan. Namun, bila terlalu sering mengeluh. Misalnya, apa saja dikeluhkan, mulai dari hal yang sepele sampai masalah besar. Bahkan, hampir setiap waktu mengeluh. Terlalu sering mengeluh bisa jadi merupakan tanda gangguan mental.
Mengeluh merupakan salah satu bentuk coping mechanism atau strategi untuk menghilangkan stres, seperti kecemasan atau rasa takut. Namun, keluhan yang dikeluarkan secara berlebihan bisa menjadi pertanda negatif dari kesehatan mental seseorang. Hal ini karena manusia yang sehat jiwanya cenderung bisa menerima diri sendiri apa adanya, bisa menerima orang lain dan kondisi di sekitarnya apa adanya dan juga bersikap optimis. Sedangkan orang yang sering mengeluh, merasa tertekan, sering protes dan mengalami penurunan fungsi kognitif atau emosi, orang tersebut bisa dicurigai memiliki masalah dengan kejiwaannya.
Orang yang sering mengeluh adalah orang yang banyak masalah dibandingkan melakukan pemecahan masalah. Sebagai hasilnya, banyak orang mengeluh untuk melepaskan sesuatu, tetapi tidak mencari penyelesaian masalah atau membuat perubahan, sehingga membuat keluhan sama sekali tidak efektif. Masalah tidak hilang atau tetap ada, maka keluhan pun akan terus berlangsung. Keluhan akan memberi dampak buruk bagi kesehatan mental, mengeluh sama saja dengan membiarkan diri dipenuhi oleh pikiran negatif Itulah mengapa semakin sering seseorang mengeluh, semakin negatif pikiran yang ada di kepalanya.
Mengeluh juga bisa berarti seseorang tidak mensyukuri apa yang ada. Misalnya, orang mengeluh karena hidup selalu susah, atau karena gaji selalu pas-pasan, dan sebagainya. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bila hanya mengeluh tanpa ada aksi untuk membuat perubahan, maka keluhan akan menjadi tidak efektif. Masalah tetap ada, dan ia akan terus mengeluh.
Apalagi wanita yang mengeluhkan kondisi keadaannya ke media social, itu tidak akan mendapatkan solusi. Tidak akan mendapatkan pemecahan masalah. Mengadu kepada seseorang yang tidak pas sering merusak hubungan baik antar kerabat maupun sahabat. Jika kamu punya pacar atau calon pasangan atau istri yang seperti ini perlu dipertimbangkan kembali. (Wallohu A’lam)








