Ciamis – Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarsari sebagai institusi pembina layanan keagamaan yang menaungi dua wilayah kerja, yakni Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Banjaranyar, mengambil peran strategis dalam pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di wilayah Kabupaten Ciamis. Keterlibatan ini menegaskan fungsi KUA tidak hanya dalam aspek pelayanan administratif keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembinaan umat di tingkat kecamatan.
Sinergi lintas sektor terlihat jelas dalam rangkaian Safari Ramadhan yang digelar terjadwal sejak akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan unsur Muspika, pemerintah desa, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), penyuluh agama, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di masing-masing desa.
Di Kecamatan Banjaranyar, Safari Ramadhan dilaksanakan sebagai tindak lanjut himbauan Amaliyah Ramadhan dari Bupati Ciamis. Pola kegiatan dilakukan melalui kunjungan langsung ke desa-desa, sehingga interaksi antara pemerintah kecamatan dan masyarakat berlangsung lebih dialogis dan substantif.
Agenda safari tidak berhenti pada seremoni formal, melainkan menjadi forum pembinaan dan penguatan komitmen keagamaan masyarakat. Dalam setiap kesempatan, Kepala KUA menyampaikan pesan tentang penguatan keimanan, pembinaan keluarga sakinah, serta optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, dan pemberdayaan sosial. Pendekatan kolaboratif ini dinilai efektif dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah kecamatan dengan kebutuhan riil masyarakat selama Ramadhan.
Sementara itu, di Kecamatan Banjarsari, Safari Ramadhan dilaksanakan berdasarkan Surat Nomor 100.3.4.2/107/Kec-2026 tertanggal 12 Februari 2026 yang ditandatangani Camat Banjarsari, Mujiono, S.T., M.Si. Surat tersebut memuat himbauan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus menyemarakkan syiar Ramadhan melalui pemasangan media edukatif seperti spanduk dan banner di lingkungan masing-masing desa.
Safari Ramadhan tingkat Kecamatan Banjarsari dijadwalkan berlangsung mulai 23 Februari hingga 12 Maret 2026 dan dilaksanakan secara bergilir di aula desa, dimulai dari Desa Ciherang, Sukasari, Banjarsari, Sindangsari, Kawasen, Sindangasih, Sindanghayu, Cibadak, Purwasari, Cicapar, Ciulu, hingga Ratawangi. Setiap kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan Camat, Kapolsek, Danramil, Sekretaris Kecamatan, Kepala KUA, Koordinator Pendidikan Kecamatan, Kepala UPTD/UPTB, Ketua APDESI, Ketua MUI, Ketua UPZ, serta para kepala seksi di lingkungan kecamatan.
Kepala desa diinstruksikan menghadirkan unsur RT, RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar forum safari menjadi ruang konsolidasi yang inklusif dan partisipatif. Dengan pola kunjungan langsung ini, pemerintah kecamatan dan KUA dapat menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program pembinaan berjalan efektif.
Keterlibatan aktif KUA Banjarsari dalam dua agenda tersebut menunjukkan penguatan peran substantif lembaga keagamaan dalam pembangunan sosial-keagamaan. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai wahana memperkuat literasi keagamaan, membina ketahanan keluarga, serta membangun jejaring koordinasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terbangun atmosfer ibadah yang lebih khusyuk, kolaboratif, dan produktif, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat di Kecamatan Banjaranyar dan Kecamatan Banjarsari.








