Menu

Mode Gelap

Opini ยท 16 Jun 2026 06:31 WIB ยท

๐Ÿญ ๐— ๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐Ÿญ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿด ๐—›, ๐—ฆ๐—ฎ๐—ฎ๐˜๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ถ ๐—ก๐—ถ๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—บ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ฏ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป

Penulis: Mahbub Fauzie


 ๐Ÿญ ๐— ๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐Ÿญ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿด ๐—›, ๐—ฆ๐—ฎ๐—ฎ๐˜๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ถ ๐—ก๐—ถ๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—บ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ฏ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป Perbesar

Catatan Mahbub Fauzie, S.Ag., M.Pd.
Penghulu Ahli Madya / Kepala KUA Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah

Hari ini, umat Islam memasuki Tahun Baru Hijriah 1448 H. Pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka dalam kalender, melainkan momentum untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri, serta menata kembali arah kehidupan yang akan dijalani.

Memang benar, setiap waktu adalah kesempatan dan setiap saat adalah momentum untuk berbuat baik. Perubahan tidak harus menunggu tahun baru, bulan baru, atau hari tertentu. Namun, hadirnya 1 Muharram memberikan ruang refleksi yang lebih mendalam agar kita tidak berjalan tanpa arah dan tidak bekerja tanpa tujuan yang jelas.

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki profesi dan peran yang berbeda. Ada yang menjadi petani, ASN, tentara, polisi, wiraswasta, pedagang, dokter, guru, penyuluh, penghulu, dan berbagai profesi lainnya. Apa pun profesinya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik dibandingkan hari kemarin.

Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan kerja, dan akhirnya masyarakat luas. Namun sebelum semua itu dilakukan, ada satu hal yang harus terlebih dahulu diperbaiki, yaitu niat.

Rasulullah SAW telah mengingatkan tentang pentingnya niat dalam sebuah hadis yang sangat masyhur:

“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini ditempatkan oleh Imam An-Nawawi pada bagian awal kitab Al-Arba’in An-Nawawiyyah. Para ulama bahkan menyebutnya sebagai salah satu fondasi utama ajaran Islam. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas sebuah amal tidak hanya diukur dari apa yang tampak, tetapi juga dari niat yang tersembunyi di dalam hati.

Seorang petani yang bekerja di sawah dengan niat menafkahi keluarga secara halal akan memperoleh nilai ibadah. Seorang ASN yang melayani masyarakat dengan niat mengabdi dan memberikan manfaat akan mendapatkan pahala. Seorang pedagang yang jujur dalam berniaga karena Allah akan bernilai ibadah. Bahkan aktivitas sehari-hari yang tampak biasa dapat menjadi luar biasa apabila dibangun di atas niat yang benar.

Sebaliknya, amal yang tampak besar bisa kehilangan nilainya apabila hanya bertujuan mengejar pujian, popularitas, jabatan, atau keuntungan dunia semata.

Karena itu, memasuki 1 Muharram 1448 H, pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada diri sendiri bukan hanya “apa yang sudah saya lakukan?”, tetapi juga “untuk apa saya melakukan semua itu?”

Muhasabah sejati bukan sekadar menghitung keberhasilan dan kegagalan, melainkan memeriksa kembali keikhlasan niat yang menjadi dasar setiap langkah kehidupan. Sebab, niat adalah kompas yang menentukan ke mana arah perjalanan amal kita.

Tahun Baru Hijriah mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan kualitas diri menuju keadaan yang lebih baik. Dari malas menjadi rajin, dari lalai menjadi peduli, dari egois menjadi bermanfaat, dari sekadar bekerja menjadi mengabdi.

Mari jadikan 1 Muharram 1448 H sebagai titik awal untuk memperbarui niat. Niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, anggota keluarga yang lebih bertanggung jawab, aparatur yang lebih melayani, pemimpin yang lebih amanah, dan warga masyarakat yang lebih peduli.

Semoga setiap langkah yang kita tempuh di tahun ini dimulai dengan niat yang lurus, dijalani dengan kesungguhan, dan berakhir dengan keberkahan dari Allah SWT.

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Mari berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, dimulai dari memperbaiki niat.[]

@sorotan

5 1 vote
Article Rating
Artikel ini telah dibaca 22 kali

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
Lihat seluruh komentar
Baca Lainnya

ASN KUA: Memahami Tupoksi, Berkarya dengan Inovasi, dan Bergerak Tanpa Menunggu Perintah

15 Juni 2026 - 15:29 WIB

Seni Menata Langkah bagi Pengantin Baru di Momentum Tahun Baru Hijriyah

15 Juni 2026 - 09:26 WIB

Memaknai Makna Hijrah di Era Digital

15 Juni 2026 - 06:29 WIB

Duda Janda Menikah Lagi, Pastikan Tidak Ada Lagi Urusan Yang Masih Tersangkut

14 Juni 2026 - 13:10 WIB

Pemeriksaan Nikah: Lebih dari Sekadar Verifikasi Berkas

14 Juni 2026 - 10:54 WIB

Menanam Kopi, Menanam Harapan

13 Juni 2026 - 06:26 WIB

Trending di Opini
0
Ada ide atau tanggapan? Share di kolom komentar!x
()
x