Disusun oleh: Mahbub Fauzie, S.Ag., M.Pd. Penghulu Ahli Madya/Kepala KUA Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah
KHUTBAH PERTAMA
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.
أما بعد، فيا أيها المسلمون، أوصيكم ونفسي بتقوى الله.
﴿وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ ﴾
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara-saudara setan.” (QS. Al-Isra’: 26–27).
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Takwa juga tercermin dari cara kita mengelola nikmat dan rezeki yang Allah titipkan.
Kita hidup di zaman yang penuh kemudahan. Berbagai kebutuhan dapat dipenuhi hanya melalui telepon genggam. Bagi masyarakat Aceh Tengah, teknologi membantu petani kopi memperoleh informasi harga, pedagang memperluas pemasaran, ASN meningkatkan pelayanan, dan masyarakat memperoleh berbagai kemudahan.
Namun, di balik kemudahan itu terdapat ujian. Setiap hari kita disuguhi iklan, diskon, gratis ongkir, dan berbagai promosi yang menggoda. Tanpa disadari, kita membeli bukan karena membutuhkan, tetapi karena menginginkan.
Fenomena ini melahirkan budaya konsumtif. Ada yang membeli karena mengikuti tren, takut ketinggalan zaman, atau sekadar ingin terlihat lebih mampu. Bahkan ada yang rela berutang demi memenuhi gengsi. Padahal, penghasilan tidak selalu bertambah, sementara kebutuhan hidup terus meningkat.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Islam mengajarkan agar kita membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan harus dipenuhi, sedangkan keinginan harus dikendalikan. Sebelum membeli sesuatu, biasakan bertanya kepada diri sendiri, “Apakah saya benar-benar membutuhkan barang ini, atau hanya menginginkannya?”
Rasulullah SAW adalah teladan dalam hidup sederhana. Beliau tidak hidup bermewah-mewahan, meskipun Allah mampu memberikan seluruh kemewahan dunia kepada beliau. Kesederhanaan beliau mengajarkan bahwa kemuliaan bukan terletak pada banyaknya harta, tetapi pada ketakwaan, rasa syukur, dan akhlak yang mulia.
Rasulullah SAW juga mengajarkan agar kita melihat orang yang berada di bawah kita dalam urusan dunia agar hati mudah bersyukur. Dari sinilah lahir sifat qana’ah, yaitu merasa cukup terhadap rezeki yang Allah berikan setelah berikhtiar secara maksimal.
Ma’asyiral Muslimin,
Bagi masyarakat Aceh Tengah, rezeki diperoleh dengan kerja keras; ada yang berkebun kopi di lereng-lereng Gayo, bertani, berdagang, menjadi guru, ASN, maupun pekerja lainnya. Jangan sampai hasil panen, hasil usaha, atau gaji bulanan habis hanya untuk memenuhi keinginan yang tidak perlu.
Marilah kita hidup hemat, menyusun anggaran keuangan, menghindari utang konsumtif, membiasakan menabung, serta memperbanyak sedekah. Semoga rezeki yang Allah titipkan menjadi rezeki yang halal, berkah, dan membawa ketenteraman bagi keluarga.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَدْلِ وَالْأَمَانَةِ، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا، وَخُصُوصًا أَرْضَ أَتْشِيهْ وَأَتْشِيهْ تَنْغَهْ، مِنَ الْفِتَنِ وَالْبَلَايَا وَالْمِحَنِ، وَأَدِمْ عَلَيْهَا الْأَمْنَ وَالْإِيمَانَ وَالرَّخَاءَ وَالْبَرَكَةَ.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَرْزَاقِنَا، وَفِي زُرُوعِنَا وَثِمَارِنَا، وَفِي بُنِّنَا وَتِجَارَاتِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الْقَانِعِينَ، وَجَنِّبْنَا الْإِسْرَافَ وَالتَّبْذِيرَ وَالدُّيُونَ وَالْفَقْرَ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.
Paya Dedep, 3 Juli 2026








