Menu

Mode Gelap

Opini · 4 Jul 2026 15:13 WIB ·

Pentingnya Literasi Keuangan Keluarga

Penulis: Mahbub Fauzie


 Pentingnya Literasi Keuangan Keluarga Perbesar

Catatan Mahbub Fauzie, S.Ag., M.Pd.

Dalam setiap pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin), calon suami dan istri dibekali berbagai pengetahuan sebagai bekal membangun keluarga yang sakinah. Salah satu bekal yang semakin penting di tengah perkembangan zaman adalah literasi keuangan keluarga.

Literasi keuangan bukan sekadar kemampuan menghitung pemasukan dan pengeluaran. Lebih dari itu, literasi keuangan adalah kemampuan memahami cara mengelola harta secara bijaksana, mengambil keputusan keuangan dengan tepat, serta merencanakan masa depan keluarga secara bertanggung jawab.

Di era digital saat ini, setiap keluarga dihadapkan pada berbagai pilihan dan kemudahan transaksi. Belanja dapat dilakukan hanya melalui telepon genggam, pembayaran dapat dicicil dengan mudah, bahkan pinjaman dapat diperoleh dalam waktu singkat. Jika tidak dibarengi dengan pemahaman yang baik, berbagai kemudahan tersebut justru dapat menjadi sumber persoalan keuangan keluarga.

Tidak sedikit rumah tangga mengalami kesulitan bukan karena penghasilannya kecil, tetapi karena kurang memahami cara mengatur keuangan. Ada yang tidak memiliki anggaran bulanan, tidak mencatat pengeluaran, tidak menyiapkan dana darurat, atau terlalu mudah tergoda membeli sesuatu di luar kebutuhan. Akibatnya, penghasilan yang sebenarnya cukup terasa selalu kurang.

Karena itu, setiap pasangan suami istri perlu membiasakan diri menyusun perencanaan keuangan keluarga. Tentukan prioritas kebutuhan, sisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan dan dana darurat, serta biasakan bermusyawarah sebelum mengambil keputusan yang berkaitan dengan pengeluaran dalam jumlah besar. Keterbukaan dan komunikasi yang baik akan memperkuat kepercayaan di antara suami dan istri.

Literasi keuangan juga mengajarkan pentingnya berpikir jangka panjang. Orang tua tidak hanya memikirkan kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan biaya pendidikan anak, kebutuhan kesehatan, masa pensiun, hingga berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di masa depan. Perencanaan yang baik akan membuat keluarga lebih siap menghadapi berbagai situasi.

Dalam pandangan Islam, harta adalah amanah dari Allah SWT yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah yang diperoleh dan dibelanjakan akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, sikap sederhana, tidak berlebihan, menjauhi pemborosan, dan mengutamakan kemaslahatan keluarga merupakan bagian dari akhlak seorang muslim.

Keluarga yang memiliki literasi keuangan yang baik umumnya lebih tenang dalam menghadapi persoalan ekonomi. Mereka tidak mudah panik ketika menghadapi kebutuhan mendadak, tidak mudah terjebak utang konsumtif, serta mampu menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan yang dimiliki.

Bagi mereka, ukuran kesejahteraan bukan semata-mata besarnya penghasilan, tetapi kemampuan mengelola rezeki dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.

Semoga melalui Bimbingan Perkawinan, setiap calon pengantin tidak hanya memahami hak dan kewajiban sebagai suami istri, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan keluarga. Dengan literasi keuangan yang baik, keluarga akan lebih siap membangun kehidupan yang harmonis, mandiri, dan penuh keberkahan.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap keluarga agar diberikan rezeki yang halal, kecukupan yang menenteramkan, serta kebijaksanaan dalam mengelola setiap amanah yang telah Dia titipkan. Aamiin.[]

0 0 votes
Article Rating
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
Lihat seluruh komentar
Baca Lainnya

Menjaga Keberkahan Rezeki: Bijak Membelanjakan Harta dalam Rumah Tangga

4 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi dan Dinamika Proses Review serta Revisi Karya Ilmiah: Tantangan Budaya Publikasi Penghulu

3 Juli 2026 - 16:41 WIB

NASIHAT KH. MAIMUN ZUBAIR ( ULAMA DARI REMBANG ) BUAT ASN KEMENTERIAN AGAMA

2 Juli 2026 - 13:41 WIB

Tanggungjawab Amanah

Pemeriksaan Wali: Menjaga Kesucian Akad, Menjamin Kepastian Hukum

2 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pernikahan Bukan Sekadar Sah, tetapi Siap Menjalani Amanah

1 Juli 2026 - 17:16 WIB

Waktu Tak Bisa Terulang

1 Juli 2026 - 13:31 WIB

Trending di Opini
0
Ada ide atau tanggapan? Share di kolom komentar!x
()
x