KELUARGA HARMONIS
(Segera Cari Solusi)
OLEH: SYAFRAN LUBIS
Rumah tangga yang ideal bisa menjadi acuan kita dan pasangan agar dalam menjalani bahtera pernikahan. Sayangnya, tak sedikit pasangan yang kurang memahami bagaimana rumah tangga yang ideal itu. Gambaran rumah tangga yang ideal bukanlah rumah atau benda benda di dalamnya. Melainkan, hubungan orang-orang yang menghuninya. Justru, rumah tangga yang ideal dapat dilihat dari cara berkomunikasi dan kegiatan bersama. Sebuah rumah tangga bisa dikatakan ideal apabila lingkungan rumah tangga mendukung pertumbuhan dan kebahagiaan bagi setiap anggota keluarga di dalamnya. Rumah tangga ideal adalah rumah tangga yang harmonis. Agar rumah tangga kita harmonis, salah satu cara unyuk kita tempuh adalah
Segera Cari Solusi
Konflik keluarga adalah bagian tak terhindarkan dari dinamika rumah tangga. Meskipun tidak menyenangkan, konflik yang dikelola dengan baik dapat menjadi peluang untuk memperkuat hubungan dan meningkatkan pemahaman antar anggota keluarga. Setiap keluarga pasti pernah mengalami konflik yang disebabkan karena perbedaan pendapat, kesibukan, hingga kebiasaan yang dapat memicu ketegangan. Hal tersebut dianggap wajar karena setiap anggota keluarga memiliki karakter, sudut pandang, dan emosi yang berbeda. Konflik didefinisikan sebagai perselisihan atau pertentangan. Konflik merupakan suatu keadaan di mana terjadi ketidaksepakatan antara pihak pihak yang terlibat. Konflik dalam keluarga dapat dikategorikan berdasarkan pihak yang terlibat, selain konflik orang tua dan anak, kakak dengan adek diantaranya, konflik suami istri. Konplik suami dan istri tidak dapat dihindari sepenuhnya. Pasangan perlu menghadapinya dengan bijak dan mencari solusi terbaik. Biasanya di sebabkan oleh ketidakmatangan Kepribadian kurangnya rasa tanggung jawab, mudah terpengaruh, serta lebih mementingkan kesenangan pribadi tanpa mempertimbangkan pasangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyelesaikan konflik, salah satunya melalui pendekatan resolusi konflik. Resolusi konflik adalah proses atau metode yang digunakan oleh pihak-pihak yang berkonflik untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Penyelesaian Mandiri (Self-Regulation), suami dan istri dapat menyelesaikan masalah melalui negosiasi. Pendekatan yang bisa digunakan yaitu seperti bekerja sama (kolaborasi atau kompromi), dalam menyelesaikannya atau meminta bantuan Pihak Ketiga (Third-Party Intervention): Metode ini digunakan ketika pihak yang berkonflik tidak bisa atau tidak mau menyelesaikan masalah sendiri. Konflik dalam keluarga wajar terjadi akibat perbedaan pendapat, kebiasaan, hingga kesibukan. Beberapa faktor pemicunya meliputi ketidakmatangan kepribadian, masalah ekonomi, pengasuhan anak, kurangnya komunikasi, serta pembagian tugas rumah tangga yang tidak seimbang. Jangan biarkan konflik berlarut-larut. Sebaiknya kita dan pasangan segera mencari solusi untuk mengatasi konflik yang sedang muncul. Komunikasikan pada pasangan untuk segera mencari solusi. Mencari solusi merupakan hal penting yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri. Semakin cepat ada solusi yang bisa diambil, semakin cepat pula hubungan akan membaik dan kembali harmonis. Konflik terkadang dibutuhkan di dalam rumah tangga untuk mengeratkan kembali rasa kebersamaan antara suami dan istri. Konflik juga akan mengajarkan dan menempa keluarga untuk menjadi lebih dewasa. Namun, konflik harus dihadapi dengan penuh kedewasaan dan tanggung jawab agar tidak berlarut larut. (wallohu ‘Alam).








